Panjang, 21 November 2025 – Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) YPIP Panjang mendapat kunjungan istimewa dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jenangan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program edukasi dan pencegahan risiko sosial, yang berfokus pada topik krusial: Pencegahan Pernikahan Dini.


MATERI YANG DISAMPAIKAN MENCAKUP:

 

  • Dampak Kesehatan: Risiko komplikasi kehamilan dan persalinan pada remaja.

  • Dampak Pendidikan: Potensi terputusnya jenjang pendidikan formal.

  • Dampak Psikologis: Kematangan emosi yang belum stabil dalam menghadapi konflik rumah tangga.

  • Peran Siswa: Siswa didorong untuk fokus pada pencapaian akademik dan pengembangan diri sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

PENTINGNYA KESIAPAN FISIK DAN MENTAL

 

Penyuluh Agama Islam KUA Jenangan, Ibu Sri Purwaningsih, S.Sos., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan secara fisik, mental, finansial, dan spiritual sebelum memutuskan untuk menikah.

“Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi soal tanggung jawab besar. Usia ideal menikah di Indonesia sudah diatur oleh undang-undang, yaitu minimal 19 tahun bagi pria maupun wanita. Menikah sebelum usia tersebut seringkali membawa dampak negatif, baik bagi kesehatan ibu dan anak, maupun pada keberlanjutan pendidikan dan masa depan ekonomi keluarga,” ujar beliau.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menumbuhkan tingginya minat dan kesadaran para siswa-siswi terhadap isu ini. Diharapkan, sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam dan memotivasi siswa untuk mengejar cita-cita setinggi-tingginya sebelum memasuki jenjang pernikahan, serta terhindar dari pergaulan bebas.


APRESIASI DARI PIHAK MADRASAH

 

Kepala MTs-MA YPIP Panjang, Bapak Dodi Aji Setiya Bangun S.E., dan Bapak Erwin Triyanto, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin dengan KUA Jenangan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Pencegahan pernikahan dini adalah tanggung jawab kita bersama. Pendidikan karakter dan wawasan keagamaan yang kuat sangat penting agar anak-anak kami dapat membuat keputusan yang bijak mengenai masa depan mereka. Semoga materi ini menjadi bekal berharga,” pungkas beliau.


BULETIN MADRASAH TSANAWIYAH-ALIYAH YPI PANJANG