Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia, MTs YPIP Panjeng secara rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan keagamaan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi. Salah satu kegiatan yang menjadi bagian penting dari pembiasaan tersebut adalah sholat Dhuha berjamaah.
Kegiatan sholat Dhuha dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh khidmat. Seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk pembiasaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.
Tidak berhenti pada pelaksanaan sholat Dhuha, kegiatan pembiasaan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan. Pada hari Senin sampai Kamis, setelah sholat Dhuha berjamaah, siswa-siswi mengikuti pembacaan Asmaul Husna dan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini diharapkan dapat membiasakan peserta didik untuk senantiasa membaca, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, pada hari Jumat dan Sabtu, kegiatan setelah sholat Dhuha dilanjutkan dengan Mahalul Qiyam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembiasaan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat kecintaan siswa terhadap tradisi keagamaan yang positif.


Melalui kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin ini, MTs YPIP Panjeng tidak hanya berupaya memberikan pendidikan dalam aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Kebiasaan beribadah bersama diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, ketakwaan, serta kepedulian terhadap lingkungan madrasah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menciptakan suasana madrasah yang religius dan kondusif. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan nilai-nilai keagamaan tidak hanya menjadi kegiatan rutin di madrasah, tetapi juga dapat diterapkan oleh siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
MTs YPIP Panjeng terus berkomitmen untuk menanamkan pendidikan karakter melalui pembiasaan positif, sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki iman, ketakwaan, serta akhlak yang baik.